Selasa, 15 Maret 2016

Prak 02 – Camera Path, Lighting, and Material

1.  Tujuan
Pada praktikum ini, belajar tentang elemen yang bisa ditambahkan pada sebuah animasi 3D yaitu Camera Path, Lighting, Material. Camera path diimplementasikan menggunakan spline. Lighting menggunakan Physical Sky dan Area Light.
2.  Alat
Adobe Illustrator CC
Maxon Cinema 4D R16
Time Lapse Assembler
3.  Bahan
4.  Dasar Teori
Perbedaan Motion Guide pada Flash dengan Camera Path
Motion guide adalah salah satu fasilitas dari flash yang mempunyai gerakan sesuai dengan jalur yang kita buat. Fasilitas ini merupakan lanjutan dari motion tween. Fasilitas ini sangat cocok digunakan untuk jenis animasi yang membutuhkan ketelitian dalam pergerakan yang dikehendaki atau sesuai keinginan. Sedangkan Camera Path memiliki fungsi untuk menggeser kamera. Terdapat dua jenis camera path, yaitu Track XY Camera dan Track Z Camera. Track XY Camera berfungsi menggeser titik kamera pada bidang XY ke kiri, kanan, atas, bawah. Track Z Camera berfungsi menggeser titik kamera menjauhi atau mendekati ke objek.

Physical Sky dan Area Light
Physical Sky pada cinema 4D berfungsi untuk mengatur keakuratan pada scene pencahayaan. Sangat mudah hanya dengan mengatur pengaturan tinggi dan letak sudut yang bisa menampilkan keakurasian pencahayan yang diinginkan. Sedangkan area light adalah teknik pemberian cahaya pada objek yang sedang dikerjakan sesuai dengan area yang dipilih. Lebih mudahnya lagi, kita hanya mengatur waktu yang kita inginkan, maka sistem akan langsung menyuguhkan background sesuai dengan keadaan waktu itu tersebut.

Material pada Cinema 4d
Material pada cinema 4D adalah teknik pemberian warna pada objek. Sebagai contoh penggunaanya adalah ketika pada praktikum ini saya akan memberikan warna pada logo atau objek yang saya buat dengan memasukkan beberapa unsur elemen yang ada pada material ini.
5.  Tugas Praktikum
Pada animasi logo favorit yang sudah kalian buat sebelumnya, tambahkan:
1.   Pergerakan kamera menggunakan teknik camera path
2.   Lighting sederhana dan mudah menggunakan Physical Sky dan Area Light
6.  Hasil Praktikum
1. Pergerakan menggunakan Camera Path

2. Menambahkan Lighting menggunakan Physical Sky

3. Menambahkan Lighting menggunakan Area Light

4. Menambahkan Material

7.  Kesimpulan
Dengan adanya praktikum Animasi 3D logo favorit menggunakan Cinema 4D membuat saya lebih paham cara dasar membuat animasi 3D. Kesulitan yang saya rasakan saat membuat logo ini saat mengatur hasil yang ditampilkan pada camera dan mengatur pergerakan kamera. Namun berbagai cara saya lakukan mulai dari mempelajari modul yang diberikan hingga tanya ke yang lebih ahli sehingga kesulitan tersebut bisa diatasi saat praktikum.
8.  Referensi

Rabu, 02 Maret 2016

Prak 01 – Logo 3D 360 (Turn Table Animation)


1.  Tujuan
Perkenalan dengan dunia 3D melalui pembuatan animasi object berputar 360 derajat atau disebut juga turn table animation.
2.  Alat
Adobe Illustrator CC
Maxon Cinema 4D R16
Time Lapse Assembler
3.  Bahan
Logo Snapchat

4.  Dasar Teori
Animasi 2D
Animasi jenis ini juga biasa disebut dengan film kartun. Kartun sediri berasal dari kata Cartoon, yang artinta gambar yang lucu. Contohnya adalah : Lonney Tunes, Tom and Jerry, Doraemon, dan lain sebagainya.
Animasi 3D
Animasi 3d adalah pengembang dari animasi 2d. Dengan animasi 3d, karakter yang diperlihatkan semakin hidup dan nyata, mendekati wujud manusia aslinya. Contohnya Toy Story, Monster Inc, Finding Nemo, The Incredible, hingga Final Fantasy.disini kita bisa melihat perbedaan visual jika dibandingkan dengan animasi 2d. Kesemuanya itu biasa juga disebut dengan animasi 3d atau Computer Generated Imagery (CGI).
Sedangkan untuk model animasi 2D, animasi dibuat dengan menggunakan beberapa gambar yang memiliki layer terpisah yang berarti tanpa menggunakan rangka virtual. Kemudian anggota badan, mata, mulut dan sebagainya dari objek tersebut dibuat seolah – olah bergerak oleh animator dengan menggunakan ”key frame” secara terus menerus atau frame by frame. Proses tersebut disebut sebagai proses ‘tweening motion” atau “morphing”. Contoh aplikasi untuk melakukan hal tersebut adalah Macromedia Flash.
Tracing

Tracing, berawal dari kata trace, yang bermaksud menelusuri atau penelusuran. Dalam grafis, tracing bermakna menggambar ulang dengan memakai acuan/patrun. Bila disederhanakan berarti menjiplak gambar, adapula yang mendefinisikan tracing sebagai proses perubahan format gambar dari bitmap menjadi vector biasa. Tracing ini bisa dilakukan dengan beberapa aplikasi. Misalnya, Adobe Illustrator, Macromedia Freehand, Corel Draw, Zara X ataupun software khusus tracing seperti Corel Trace dan bahkan Adobe Illustrator keluaran CS versi 1 ke atas sudah menanamkan tool live trace di programnya yang mampu mengkonvert gambar menjadi vector dalam hitungan detik. Dalam terminologi komputer grafis, vector adalah sekumpulan objek dalam garis atau bentuk tertentu yang dapat didefinisikan secara matematis, diisi warna, dan memiliki resolusi bebas. Karena itu, vector bisa diperbesar dalam ukuran berapa pun tanpa kehilangan resolusinya. Jenis vector data antara lain AI (Adobe Illustrator, FH (Macromedia Freehand), CDR (Corel Draw), WMF (Windows Meta File), EPS (Encapsulated PostScript), CGM (Computer Graphic Metafile), dan lain sebagainya.
Perbedaan membuat animasi 2d di flash dengan cinema 4D

Adobe Flash adalah software yang digunakan untuk membuat animasi 2D sedangkan Cinema 4D merupakan software untuk pembuatan animasi 3D. Perbedaan dari kedua software tersebut terletak pada fungsinya. Pada Adobe Flash, objek yang dianimasikan tidak memiliki ketebalan dan tidak dapat diputar 360 derajatkarena pada Adobe Flash hanya memiliki sumbu X dan Y. Sedangkan pada Cinema 4D, objek yang akan dianimasikan dapat diputar 360 derajat pada sumbu X dan telah dilengkapi juga dengan beberapa fitur yang dapat mengatur tingkat ketebalan objek. Serta pada Cinema 4D, objek dapat diatur model lightingnya sehingga kesan 3D dari objek lebih terlihat.
5.  Tugas Praktikum
Buatlah animasi 360 dari logo favorit kalian
6.  Hasil Praktikum
Berikut hasil yang saya lakukan.

7.  Kesimpulan
Dengan adanya praktikum membuat animasi 360 dari logo favorit menggunakan Cinema 4D membuat saya lebih paham cara dasar membuat animasi 3D dan dalam membuat animasi 3D membutuhkan beberapa langkah dari aplikasi yang berbeda. Kesulitan yang saya rasakan saat membuat logo tersebut memutar 360 derajat. Namun berbagai cara saya lakukan mulai dari mempelajari modul yang diberikan hingga tanya ke yang lebih ahli sehingga kesulitan tersebut bisa diatasi saat praktikum.
8.  Referensi

Senin, 21 Desember 2015

Prak. 16 - Motion Guide

1. Tujuan 

  • Menerapkan konsep Motion Tween pada animasi "Bouncing Ball"
2. Alat dan Bahan
  • Adobe Flash CS5.5
3. Dasar Teori
  • Motion Guide
Motion guide adalah salah satu fasilitas dari flash yang digunakan untuk membuat animasi motion tween bergerak sesuai jalur (guide) yang telah kita buat. Hasil animasi motion guide ini selain halus (karena motion tween) juga lebih teratur karena animasi bergerak sesuai jalur yang kita buat. Berikut ada 2 contoh penggunaannya :

MOTION GUIDE DENGAN GARIS GUIDE YANG TIDAK TERHUBUNG (MISALNYA GARIS LURUS)

1. Buatlah sebuah flash document.
2. Buatlah sebuah lingkaran berwarna merah dengan hitam sebagai warna garisnya.
3. Seleksi lingkaran tersebut dan tekan F8. Pada panel yang muncul masukkan bola sebagai name dan movie clip sebagai type serta pastikan titik registrationnya berada di tengah-tengah lalu tekan ok.
4. Klik sekali tombol Add Motion Guide pada timeline sehingga di timeline muncul layer guide baru bernama Layer 2.
5. Pastikan anda aktif di Layer 2 kemudian buatlah sebuah garis di stage seperti gambar di bawah ini :
garis-guide
6. Letakkan bagian tengah movie clip bola pada ujung garis bagian kiri seperti gambar di bawah ini :
26-12-2008-22-22-32
7. Klik kanan frame 45 Layer 2 dan pilih Insert Frame.
8. Klik kanan frame 45 Layer 1 dan pilih Insert KeyFrame.
9. Ubah letak movie clip bola pada frame 45 ke ujung garis bagian kanan. Pastikan bagian tengah movie clip bola yang berada di ujung garis tersebut seperti gambar di bawah ini :
26-12-2008-22-22-41
10. Klik kanan frame 1 Layer 1 dan pilih Create Motion Tween.
11. Tekan Ctrl+Enter untuk melihat hasilnya.

4. Tugas Praktikum
  • Buatlah sebuah animasi menggunakan "Motion Guide"

    5. Hasil Praktikum
    •  Berikut hasil praktikum yang saya lakukan.


    6. Kesimpulan
    • Dengan adanya tugas ini saya bisa lebih mengerti bagaimana cara membuat Animasi di Adobe Flash.

    7. Referensi

    Senin, 14 Desember 2015

    Prak. 15 - Motion Tween

    1. Tujuan 

    • Menerapkan konsep Motion Tween pada animasi "Bouncing Ball"
    2. Alat dan Bahan
    • Adobe Flash CS5.5
    3. Dasar Teori


    • Motion Tween 
    Motion Tween adalah pergerakan suatu objek dari keadaan awal sampai keadaan akhir. Motion tween sering digunakan untuk memberikan animasi berupa merubah posisi benda,merubah ukuran benda,dan merubah visibilitas,kecerahan(brightness),kedalaman warna benda. Merubah posisi benda dapat diartikan bahwa motion tween dapat menggerakkan benda dari titik A ke titik B.


    4. Tugas Praktikum


    • Buatlah sebuah animasi menggunakan "Motion Tween"

      5. Hasil Praktikum
      •  Berikut hasil praktikum yang saya lakukan.





      6. Kesimpulan
      • Dengan adanya tugas ini saya bisa lebih mengerti bagaimana cara membuat Animasi di Adobe Flash.

      7. Referensi

      Senin, 07 Desember 2015

      Prak. 14 - Menerapkan Shape Tween pada Logomotion

      1.     Tujuan 
      • Agar mempercepat pemahaman konsep Shape Tween pada Adobe Flash


      2.    Alat dan Bahan
      • Adobe Flash CS 5.5


      3.    Dasar Teori
      • Motion Tween 
      Motion Tween adalah pergerakan suatu objek dari keadaan awal sampai keadaan akhir. Motion tween sering digunakan untuk memberikan animasi berupa merubah posisi benda,merubah ukuran benda,dan merubah visibilitas,kecerahan(brightness),kedalaman warna benda. Merubah posisi benda dapat diartikan bahwa motion tween dapat menggerakkan benda dari titik A ke titik B.



      • Shape Tween
      Shape tween adalah perubahan bentuk dari suatu objek ke objek lain. Untuk Shape Tween objek yang di animasikan harus berjenis Shape, untuk ukuran file yang dihasilkan Shape Tween lebih besar dibandingkan motion Tween


      • Classic Tween 
      Pengertian classic tween tidak jauh beda dengan motion tween. Hanya saja classic tween digunakan untuk animasi 2 dimensi.

      4.    Tugas Praktikum
      • Buatlah Logomotion dengan mengunakan Shape Tween


      5.    Hasil Praktikum


      • Berikut hasil praktikum yang saya lakukan.

      6.    Kesimpulan
      • Dengan adanya tugas ini saya bisa lebih mengerti bagaimana cara membuat Animasi di Adobe Flash.