Selasa, 10 November 2015

Prak. 9 - Remake One Little Finger (part 3)

Tujuan 

  • Menerapkan konsep Motion Tween pada animasi "One Little Finger"
2. Alat dan Bahan
  • Adobe Flash CS5.5
3. Dasar Teori
Motion Tween 
Motion Tween adalah pergerakan suatu objek dari keadaan awal sampai keadaan akhir. Motion tween sering digunakan untuk memberikan animasi berupa merubah posisi benda,merubah ukuran benda,dan merubah visibilitas,kecerahan(brightness),kedalaman warna benda. Merubah posisi benda dapat diartikan bahwa motion tween dapat menggerakkan benda dari titik A ke titik B.



Shape Tween
Shape tween adalah perubahan bentuk dari suatu objek ke objek lain. Untuk Shape Tween objek yang di animasikan harus berjenis Shape, untuk ukuran file yang dihasilkan Shape Tween lebih besar dibandingkan motion Tween

Classic Tween 
Pengertian classic tween tidak jauh beda dengan motion tween. Hanya saja classic tween digunakan untuk animasi 2 dimensi.

4. Tugas Praktikum

  • Remake "One Little Finger"



    5. Hasil Praktikum
    •  Berikut hasil praktikum yang saya lakukan.




    6. Kesimpulan
    • Dengan adanya tugas ini saya bisa lebih mengerti bagaimana cara membuat Animasi di Adobe Flash.

    7. Referensi

    Senin, 02 November 2015

    Prak 4 – Memperhalus Walk Cycle Menggunakan Konsep Arcs

    1. Tujuan 
    • Membuat walk cycle menggunakan menu keyframe pada Adobe Flash Professional CS5
    2. Alat dan Bahan
    • Adobe Flash CS5.5
    3. Dasar Teori
    Ada beberapa dasar teori yang bisa digunakan sebagai petunjuk (guidance) dalam pembuatan stickman berjalan, antara lain
    1. Pose
    2. Timing
    3. Inbetween

    1. Pose

    Berikut adalah pose-pose yang perlu ada dalam sebuah walk. Seringkali disebut dengan walk cycle. Dinamakan cycle karena pose ini dipilih sedemikian rupa sehingga pose terakhir identik dengan pose awal sehingga bisa disusun menjadi sebuah siklus tanpa henti.




    walk-cycle-basic
    Walk Cycle Poses Collection
    Perhatikan bahwa ada 4 pose yang diperlukan, yaitu contact, down, passing, dan up.
    Untuk mempermudah proses belajar, ada baiknya jika fokus pada pergerakan kaki dahulu. kemudian baru dilanjut bagian tubuh yang lain pada kesempatan berikutnya.

    2. Timing

    Timing yang dimaksud adalah jumlah frame yang diperlukan untuk menghasilkan animasi yang diinginkan. Timing juga berhubungan dengan durasi animasi yang diinginkan, apakah cepat atau lambat. Yang perlu diingat, untuk memperlambat animasi, tidak dilakukan dengan cara mengubah setting FPS, akan tetapi dengan cara mengubah jumlah frame yang dibuat. Dalam animasi baik 2D dan 3D, standar FPS adalah 24.
    Untuk walk cycle, ada beberapa timing yang bisa digunakan tergantung jenis walk yang diinginkan
    normal walk: 12 frame (0.5 detik)
    cartoon walk: 8 frame
    Timing yang relatif mudah untuk keperluan belajar adalah 8 frame. Dengan spesifikasi berikut,
    pose contact –> frame 1
    pose down –> frame 3
    pose passing –> frame 5
    pose up –> frame 7
    pose contact –> frame 9
    berikut adalah susunan keyframe pada timeline




    basic-timing
    timing untuk 4 pose walk cycle

    berikut adalah tampilan onion skin dari 4 pose dasar walk cycle




    walk-cycle-onion-skin
    4 basic walk cycle in onion skin

    3. Inbetween

    4 pose hanya bisa untuk 4 keyframe. Sedangkan untuk walk cycle dengan timing cartoon, perlu 8 frame. Sehingga perlu 4 tambahan frame atau 1 tambahan perantara frame yang biasa disebut dengan inbetween. Proses pembuatan inbetween sangat sederhana.

    • Cukup aktifkan onion sehingga bisa tampak keyframe frame sebelumnya dan frame setelahnya. Sebagai contoh, berikut adalah kondisi frame 2 saat masih baru ditambahkan empty keyframe dengan mode onion skin aktif.


    onion-skin
    onion skin
    • Tambahkan gambar yang mewakili pertengahan dari kedua frame tersebut. Berikut adalah contoh hasil penambahan inbetween untuk keyframe pada frame 2.

    hasil-inbetween
    hasil proses inbetween
    • Ulangi langkah tersebut untuk menambahkan keyframe pada frame 4, 6, dan 8. Sehingga diperoleh keyframe untuk masin-masing frame seperti berikut ini. 1-frame-1-keyframe
    1 frame 1 keyframe

    4. Tugas Praktikum
    Perbaiki arcs pada titik
    - Tumit
    - Pinggul

    5. Hasil Praktikum
    •  Berikut hasil praktikum yang saya lakukan.



    6. Kesimpulan
    • Dengan adanya tugas ini saya bisa lebih mengerti bagaimana cara membuat Animasi di Adobe Flash.

    7. Referensi

    Senin, 19 Oktober 2015

    Prak. 8 - Remake One Little Finger (progress 2)

    Tujuan 

    • Menerapkan konsep Motion Tween pada animasi "One Little Finger"
    2. Alat dan Bahan
    • Adobe Flash CS5.5
    3. Dasar Teori
    Motion Tween 
    Motion Tween adalah pergerakan suatu objek dari keadaan awal sampai keadaan akhir. Motion tween sering digunakan untuk memberikan animasi berupa merubah posisi benda,merubah ukuran benda,dan merubah visibilitas,kecerahan(brightness),kedalaman warna benda. Merubah posisi benda dapat diartikan bahwa motion tween dapat menggerakkan benda dari titik A ke titik B.



    Shape Tween
    Shape tween adalah perubahan bentuk dari suatu objek ke objek lain. Untuk Shape Tween objek yang di animasikan harus berjenis Shape, untuk ukuran file yang dihasilkan Shape Tween lebih besar dibandingkan motion Tween


    Classic Tween 
    Pengertian classic tween tidak jauh beda dengan motion tween. Hanya saja classic tween digunakan untuk animasi 2 dimensi.

    4. Tugas Praktikum

    • Remake "One Little Finger"

      5. Hasil Praktikum
      •  Berikut hasil praktikum yang saya lakukan.






      6. Kesimpulan
      • Dengan adanya tugas ini saya bisa lebih mengerti bagaimana cara membuat Animasi di Adobe Flash.

      7. Referensi

      Senin, 12 Oktober 2015

      Prak. 7 - Remake "One Little Finger" by Super Simple Songs

      1. Tujuan 

      • Menerapkan konsep Motion Tween pada animasi "One Little Finger"
      2. Alat dan Bahan
      • Adobe Flash CS5.5
      3. Dasar Teori
      Motion Tween 
      Motion Tween adalah pergerakan suatu objek dari keadaan awal sampai keadaan akhir. Motion tween sering digunakan untuk memberikan animasi berupa merubah posisi benda,merubah ukuran benda,dan merubah visibilitas,kecerahan(brightness),kedalaman warna benda. Merubah posisi benda dapat diartikan bahwa motion tween dapat menggerakkan benda dari titik A ke titik B.



      Shape Tween
      Shape tween adalah perubahan bentuk dari suatu objek ke objek lain. Untuk Shape Tween objek yang di animasikan harus berjenis Shape, untuk ukuran file yang dihasilkan Shape Tween lebih besar dibandingkan motion Tween


      Classic Tween 
      Pengertian classic tween tidak jauh beda dengan motion tween. Hanya saja classic tween digunakan untuk animasi 2 dimensi.

      4. Tugas Praktikum

      • Remake "One Little Finger"

        5. Hasil Praktikum
        •  Berikut hasil praktikum yang saya lakukan.





        6. Kesimpulan
        • Dengan adanya tugas ini saya bisa lebih mengerti bagaimana cara membuat Animasi di Adobe Flash.

        7. Referensi

        Jumat, 09 Oktober 2015

        Prak.5 - Popular Character Walk Cycle

        1. Tujuan 

        • Menerapkan konsep walk cycle pada sebuah karakter yang populer.
        2. Alat dan Bahan
        • Adobe Flash CS5.5
        3. Dasar Teori
        Ada beberapa dasar teori yang bisa digunakan sebagai petunjuk (guidance) dalam pembuatan stickman berjalan, antara lain
        1. Pose
        2. Timing
        3. Inbetween

        1. Pose

        Berikut adalah pose-pose yang perlu ada dalam sebuah walk. Seringkali disebut dengan walk cycle. Dinamakan cycle karena pose ini dipilih sedemikian rupa sehingga pose terakhir identik dengan pose awal sehingga bisa disusun menjadi sebuah siklus tanpa henti.





        walk-cycle-basic
        Walk Cycle Poses Collection
        Perhatikan bahwa ada 4 pose yang diperlukan, yaitu contact, down, passing, dan up.
        Untuk mempermudah proses belajar, ada baiknya jika fokus pada pergerakan kaki dahulu. kemudian baru dilanjut bagian tubuh yang lain pada kesempatan berikutnya.

        2. Timing

        Timing yang dimaksud adalah jumlah frame yang diperlukan untuk menghasilkan animasi yang diinginkan. Timing juga berhubungan dengan durasi animasi yang diinginkan, apakah cepat atau lambat. Yang perlu diingat, untuk memperlambat animasi, tidak dilakukan dengan cara mengubah setting FPS, akan tetapi dengan cara mengubah jumlah frame yang dibuat. Dalam animasi baik 2D dan 3D, standar FPS adalah 24.
        Untuk walk cycle, ada beberapa timing yang bisa digunakan tergantung jenis walk yang diinginkan
        normal walk: 12 frame (0.5 detik)
        cartoon walk: 8 frame
        Timing yang relatif mudah untuk keperluan belajar adalah 8 frame. Dengan spesifikasi berikut,
        pose contact –> frame 1
        pose down –> frame 3
        pose passing –> frame 5
        pose up –> frame 7
        pose contact –> frame 9
        berikut adalah susunan keyframe pada timeline



        basic-timing
        timing untuk 4 pose walk cycle

        berikut adalah tampilan onion skin dari 4 pose dasar walk cycle



        walk-cycle-onion-skin
        4 basic walk cycle in onion skin

        3. Inbetween

        4 pose hanya bisa untuk 4 keyframe. Sedangkan untuk walk cycle dengan timing cartoon, perlu 8 frame. Sehingga perlu 4 tambahan frame atau 1 tambahan perantara frame yang biasa disebut dengan inbetween. Proses pembuatan inbetween sangat sederhana.
        • Cukup aktifkan onion sehingga bisa tampak keyframe frame sebelumnya dan frame setelahnya. Sebagai contoh, berikut adalah kondisi frame 2 saat masih baru ditambahkan empty keyframe dengan mode onion skin aktif.



        onion-skin
        onion skin

        • Tambahkan gambar yang mewakili pertengahan dari kedua frame tersebut. Berikut adalah contoh hasil penambahan inbetween untuk keyframe pada frame 2.
        hasil-inbetween
        hasil proses inbetween
        • Ulangi langkah tersebut untuk menambahkan keyframe pada frame 4, 6, dan 8. Sehingga diperoleh keyframe untuk masin-masing frame seperti berikut ini. 1-frame-1-keyframe
        1 frame 1 keyframe

        4. Tugas Praktikum

        • Buatlah walk cycle dari character populer tersebut
          5. Hasil Praktikum
          •  Berikut hasil praktikum yang saya lakukan.




          6. Kesimpulan
          • Dengan adanya tugas ini saya bisa lebih mengerti bagaimana cara membuat Animasi di Adobe Flash.

          7. Referensi